Contoh Surat Peringatan / Teguran Karyawan

Contoh Surat Peringatan / Teguran Karyawan. Surat teguran atau surat penringatan merupakan sebuah surat yang dilayangkan oleh pihak berwenang kepada karyawan di suatu perusahaan perihal adanya pelanggaran aturan oleh karyawan tersebut. Surat yang biasanya disebut juga dengan letter of punishment ini biasanya dikeluarkan oleh bagian kepegawaian (HRD) yang kemudian akan diteruskan kepada atasan yang membawahi karyawan yang akan dikenakan sanksi dalam surat SP.

Untuk masalah teknis pembuatan Surat Teguran atau Surat Peringatan ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan membuatan surat-surat lainnya. Hanya saja yang harus diperhatikan adalah, meskipun ini merupakan suatu bentuk peringatan atau teguran, tetapi kita tetap harus menggunakan kata-kata yang sopan dan harus menghindari penggunaan kata-kata yang kasar. Dengan tujuan agar agar orang yang diberikan peringatan tidak tersinggung atau malah berbalik melawan kita. Adapun beberapa poin penting yang harus kita perhatikan dalam menyusun sebuah Surat Teguran atau Surat Peringatan, antara lain :

1. Kepada siapa Surat Teguran atau Surat Peringatan tersebut diberikan?
2. Pelanggaran apa yang telah dilakukan oleh orang tersebut?
3. Sanksi apa yang akan diberikan kepada si pelanggar dan sebutkan juga masa berlaku dari sanksi tersebut.

Tanpa berlama-lama dan berbicara panjang lebar mengenai teori dari Surat Teguran atau Surat Peringatan ini, berikut langsung saja para pembaca menyimak baik-baik bagaimana Contoh Surat Teguran atau Contoh Surat Peringatan itu sendiri pada beberapa contoh yang akan saya berikan :


KOP PERUSAHAAN
------------------------------------------------
Surat peringatan pertama ( SP-1 )
nomer : III/SP1-PT. IP/VI/2016

Dibuat oleh perusahaan, didalam perihal ini ditujukan pada :

Nama : Andi Lala
Jabatan : Operator Produksi

Berkenaan dengan sikap indisipliner serta pelanggaran pada tata teratur perusahaan yang saudara kerjakan, maka dengan ini perusahaan berikan surat peringatan pertama dengan ketetapan seperti berikut :

Surat peringatan pertama berlaku untuk 1 ( satu ) bln. Kedepan sejak diterbitkan.

Jika didalam kurun waktu 1 ( satu ) bln. Kedepan sejak tanggal penerbitan surat peringatan pertama saudara tidak lakukan tindak pelanggaran sebagai basic atas diterbitkannya surat peringatan pertama ini, maka surat peringatan pertama saudara dinyatakan telah tidak berlaku.

Bila didalam kurun waktu 1 ( satu ) bln. Kedepan sejak surat peringatan pertama diterbitkan saudara dijumpai kembali bertindak pelanggaran, maka perusahaan dapat berikan surat peringatan ke-2 untuk saudara.

Sepanjang masa surat peringatan tetap berlaku, atau belum melebihi 1 ( satu ) bln. Sesudah penerbitan saudara tidak diperbolehkan memakai sarana perusahaan, berbentuk :

- Bendaraan Iventoris
- Computer/Laptop

Demikianlah surat peringatan pertama ini dibikin supaya bisa di perhatikan serta ditaati sebaik-baiknya oleh yang berkaitan.

Jakarta, 3 Februari 2016
PT. INTAN PERMATA


J. Aliandara
Manager

Kurang lebih seperti itulah Contoh Surat Peringatan / Teguran Karyawan yang telah saya tulis pada kesempatan ini. Idealnya setelah mendapatkan peringatan lisan, dan tidak dapat merubah tingkah laku dan disiplin. Ada yang menyebutnya dengan surat peringatan, dan artinya Perusahaan itu masih mempedulikan Anda, dan Anda diminta untuk berubah atas surat peringatan tersebut. Sekian dulu dan semoga bermanfaat, terima kasih.

Tulis Komentar: